Diskusi Panel: PP No. 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas: Tren Regulasi CSR dan Dampaknya Terhadap Dunia Usaha

Kamis, 28 Juni 2012 Pukul 07.30 – 13.00 WIB
Financial Club, Ruang Adonara
Gedung Graha Niaga Lt. 28 Jl. Jend Sudirman Kav. 58 Jakarta 12190

Latar Belakang

Pada awal kemunculannya didalam Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas khususnya Pasal 74 , regulasi yang mewajibkan implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) telah menuai kontroversi dikalangan pelaku usaha. Alasannya sederhana, CSR adalah suatu bentuk tanggung jawab sosial korporasi yang seharusnya dilakukan secara sukarela oleh perusahaan. Namun kenyataan berkata lain, tren regulasi CSR pada setiap level peraturan perundang-undangan berpotensi menjadi beban tambahan bagi pelaku usaha selain beban-beban lain seperti pajak, pungutan liar, birokrasi perijinan, korupsi dan lain-lain. Penolakan Mahkamah Konstitusi terhadap pembatalan Pasal 74 UU No. 40/2012 seakan menegaskan bahwa implementasi CSR yang seharusnya didasarkan atas kesadaran sosial perusahaan (voluntary based) kini berubah menjadi pewajiban melalui mekanisme regulasi (compliance based). Dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah No. 47 tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan seakan kembali menguatkan bahwa Perusahaan wajib menjadikan CSR sebagai bagian operasional bisnisnya dan harus menyisihkan sebagian anggaran perusahaan untuk melaksananakan program CSR.
Diskusi panel ini akan membahas secara komprehensif tren regulasi CSR dan Dampaknya terhadap Dunia Usaha yang merujuk pada Peraturan Pemerintah terbaru Nomor 47 tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas

Cakupan Bahasan

  • Motif penyusunan peraturan perundang-undangan yang bernuansa pewajiban implementas CSR bagi Perusahaan
  • Voluntarily vs. Compulsory – Pro dan kontra regulasi CSR dan dampaknya terhadap bisnis operasional Perusahaan
  • Memahami mekanisme efektif pelaporan pelaksanaan CSR oleh Perusahaan
  • Langkah nyata, tantangan, tips dan solusi di dalam mewujudkan pelaksanaan CSR
  • Sisi positif dan negatif pelaksanaan CSR di Perusahaan
  • Sumbang saran dan masukan bagi keberhasilan pelaksanaan CSR berdasarkan regulasi dan praktik terbaik Perusahaan

Panelis

Sesi I

  • Pembahasan Komprehensif isi PP 47/2012 Tentang TJSL PT
    Mas Achmad Daniri
    Tim Penyusun PP 47/2012 tentang TJSL PT, Ketua Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG)
  • CSR atau Legal Compliance: Pro Kontra Pewajiban CSR melalui Peraturan Perundang-undangan
    Noke Kiroyan
    Chairman Indonesia Business Link, Anggota KNKG
  • Pewajiban CSR melalui Peraturan Perundang-undangan dan Dampaknya bagi Pelaku Usaha
    Sofjan Wanandi
    Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)
  • Mekanisme Perencanaan dan Pelaporan Implementasi CSR oleh Perusahaan
    Ali Darwin
    Direktur Eksekutif National Center of Sustainability Reporting (NCSR)

Sesi II

Langkah Nyata Perusahaan di dalam Memenuhi Kewajiban Pelaksanaan CSR

  • Hiramsyah Sambudhy Thaib
    Presiden Direktur & CEO PT. Bakrieland Development Tbk.
  • Denny Maulasa
    Direktur Umum & CSR PT. Aneka Tambang (Persero) Tbk.
  • Prijono Sugiarto
    Direktur Utama PT. Astra International Tbk.
  • Sri Urip
    Pakar dan Pemerhati CSR, Komisaris PT. Bank CIMB Niaga Tbk. Penulis Buku “CSR Strategies: CSR for a Competitive Edge in Emerging Markets

MODERATOR

Sita Supomo
Employee Volunteering Program Architect & CSR Specialist

 

   
Latest